Unikarta Menjadi Tuan Rumah dalam Rapat Pembentukan Ahli dan Dosen Republik Indonesia (ADRI) Kalimantan Timur

Universitas Kutai Kartanegara menjadi tuan rumah dalam rapat pembentukan Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia (ADRI) se-Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (6/2). Ada sebanyak 44 perwakilan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Kaltim yang diundang dalam rapat pembentukan yang berlangsung untuk pertama kalinya di Kampus Ungu ini. Rapat Pembentukan ADRI berlangsung dalam suasana keakraban serta dan dipimpin langsung Rektor Dr. Sabran.

“ADRI ini wadah untuk membantu profesi dosen segera untuk menjadi guru besar, membantu untuk percepatan kenaikan pangkat, penulisan jurnal ilmiah penelitian dan kemudian sebagai sarana sesuai Kemenristek 20/2017 yang menyebutkan Rektor kepala dan guru besar wajib menulis di jurnal internasional,” kata Rektor kemarin. Rektor mengungkapkan untuk menyikapi ketentuan inilah maka ADRI menjadi wadah yang penting untuk para tenaga ahli dan dosen, baik di PTS dan PTN untuk membantu meningkatkan potensi diri.

“Sehingga diperlukan jurnal-jurnal yang terakreditasi dan jurnal yang berbasis internasional maka lembaga ini sangat diperlukan secara khusus untuk membantu dan mempercepat capaian di bidang akademik,” ungkapnya. Rektor menjelaskan jabatan fungsional dosen pada masa sekarang semakin berat untuk mencapai tahapan dan jenjangnya. Sehingga dituntut profesionalisme bagi para dosen dan ahli untuk lebih kreatif. “Kita akui Indonesia jauh tertinggal dengan negara lain, jadi memang pada intinya adalah untuk memberikan nilai lebih kepada para dosen seluruh Indonesia, lahirnya ADRI adalah untuk kesana,” jelasnya.

“Jadi ini adalah kumpulan dari kawan-kawan dosen baik berasal dari PTN maupun PTS se-Kaltim. Ada 44 perwakilan satiap perwakilan kami undang. Mudah-mudahan hadir semua, paling tidak hari ini kita gelar diskusi interaktif menyeluruh,” imbuh Rektor. Dalam pembentukan ADRI se-Kaltim Sabran menegaskan perlu upaya dan kerja keras yang nyata antar sesama akademisi yang terdiri dari masing-masing perguruan tinggi di Kaltim. Membangun memang tidak mudah, tapi dengan perkembangan iptek dan perkembangan perguruan tinggi yang menuntut kualitas dan lainnya, salah satu diantaranya adalah Unikarta harus membangun jaringan dengan sesama akademisi. “Karena kita akui kita tidak bisa sendirian, kita harus berkolaborasi bekerja sama untuk mempercepat transformasi dan akselerasi perguruan tinggi, salah satu diantaranya ialah peran dosen. Dalam rangka membangun bangsa dan daerah ini sehingga menuntut peran serta endoser yang sangat diperlukan dalam menciptakan SDM yang berkualitas,” tegasnya.

 

Sumber Koran Kaltim

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *