,

FAI Unikarta Teken MoU dengan LPTQ Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) menggelar lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Mahasiswa dan SMA se-Kalimantan Timur 31 Juli – 4 Agustus.

Acara pembukaan MTQ yang diprakarsai langsung oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FAI  turut dihadiri perwakilan MUI Kukar, Wakil Ketua DPRD Kukar Supriyadi dan Wakil Bupati Kukar Edi Damansyah sekaligus Ketua LPTQ Kukar yang didaulat untuk membuka secara resmi lomba MTQ, Senin malam (31/7).

Acara pembukaan diawali oleh penampilan Habsy Unikarta dan tarian Jepen yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci AlQuran dari Qori terbaik Ustadz Zainal Arifin.

Rektor Unikarta Dr Sabran dalam sambutannya mengatakan Unikarta telah berhasil menyelenggarakan MTQ untuk kali perdana ini dan seyogyanya harus bersyukur dan bermunajat kepada Allah SWT.

“Ini momen terbaik kita semua. Gelaran ini merupakan bagian penting dalam rangka mendorong visi misi entrepreneur university untuk menghasilkan lulusan yang berwirausaha serta juga kuat dalam iman dan bertaqwa. Nanti diharapkan bukan hanya mampu menguasai ilmu agama tetapi juga memahami dan menjalankan untuk bisa membaca tulis Alquran dengan baik,” katanya.

Rektor menjelaskan untuk tujuan tersebut butuh kinerja bersama. Guna  mendapatkan kebaikan dan kemakmuran dalam hidup kita semua harus dekat dengan AlQuran. Salah satu program Unikarta untuk tujuan ini ialah adanya agenda Spiritual Gathering setiap pekannya.

Ada 70 orang peserta yang mengikuti lomba kali ini yang terdiri dari 34 peserta MTQ, 14 peserta MSQ, 11 peserta MKQ dan 8 peserta yang mengikuti lomba menulis makalah AlQuran. Gelaran pembukaan ini juga sekaligus momen bersejarah bagi Unikarta yakni penandatangan Mou FAI Unikarta dengan LPTQ Kukar yang didalamnya terdapat kerja sama saling membantu dalam melaksanakan pembinaan, pendidikan, penelitian, dan pengembangan Alquran.

“Kita ingin menghasilkan hafidz dan hafidzah dan disini ada Lab khusus pusat kajian Islam, SDM yang berkualitas dan SDM yang berjiwa Alquran. Kita juga berharap bukan sekedar menyelenggarakan MTQ saja, tetapi pembinaan tilawatil Quran. Unikarta jadi endorser pengembangan tilawatil quran dengan metode tilawati,” harapnya.

Wabup Edi Damansyah menegaskan untuk menghasilkan qari/qariah serta Hafidz dan Hafidzah yang lebih utama ialah pada sektor pembinaan karena secara struktural LPTQ dari tingkat kecamatan, desa dan kelurahan sudah kuat.

“Kurangi acara-acara yang bersifat seremonial semata. Kita berharap dengan MoU ini pembinaan dan pengembangan pembelajaran Alquran Unikarta bisa menjadi leader,” tegas Edi. (adv/hei)

 

Sumber : KORAN KALTIM

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *